Senin, 18 Oktober 2021

PERNIKAHAN

    Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh. Penjelasan kali ini mengenai pernikahan, yang dimana Pernikahan adalah akad yang menghalalkan pergaulan antara laki-laki dengan perempuan yang bukan mahramnya. Pernikahan merupakan sunah rasul yang apabila dilaksanakan kita akan berpahala dan apabila ditinggalkan tidak berdosa tetapi makruh karena hal ini merupakan sunah rasulullah saw. Suatu pernikahan mempunyai tujuan yaitu untuk membentuk keluarga yang sakinah, mawaddah, warahmah serta untuk mendapatkan keturunan yang soleh/solehah.

      Kita sering mengucapkan sekinah, mawaddah, warahmah dalam suatu acara pernikahan, tetapi apakah teman-teman sekalian mengetahui apa maksud dari keluarga sakinah, mawaddah, warahmah tersebut?

  • Sakinah: ketenangan, ketentraman, dan kedamaian. Inilah salah satu yang diharapkan dalam suatu pernikahan. Pernikahan yang dilandasi atas nama allah dan selalu mengingat allah dalam keadaan apa pun, dan selalu menanamkan rasa percaya kepada pasangan, akan membantu terbentuknya keluarga sakinah tersebut.
  • Mawaddah: perasaan kasih sayang. Dalam suatu pernikahan yang terjadi tentunya telah ada rasa cinta dan kasih sayang antara keduanya. Maka sangat perlu untuk memupuk rasa kasih sayang tersebut.
  • Warahmah: Ampunan, rahmad, rezeki, dan karunia yang datang dari allah swt. Rahmah ini merupakan suatu proses dalam rumah tangga karna ini akan memunculkan rasa saling membutuhkan, menutupi kekurangan, dan saling memahami. Rahmah ini ada karena proses kesabaran suami istri dalam membina rumah tangga. Saat melewatinya dengan kesabaran dan cinta maka karunia itu akan diberikan oleh allah sebagai bentuk cinta tertinggi dalam keluarga.
       Beberapa proses sebelum pernikahan, diantaranya :

  1. Persiapan niat yang baik serta matang. Niat yang tulus maupun baik adalah hal pertama yang harus kita siapkan agar dalam menentukan langkah selanjutnya dengan pasangan itu semakin mudah. Niat ini akan menghasilkan visi misi antara kedua pihak dalam rumah tangga
  2. Ta'ruf (perkenalan). Ini merupakan interaksi antara dua orang atau lebih untuk saling mengenal. Namun dallam taaruf ini kedua calin dilarang untuk berdua-duaan untuk menghindari fitnah atau pun yang mendekati zina.
  3. Memperbaiki diri. Hal ini dianjurkan karena kita berusaha untuk menjadi yg terbaik untuk pasangan kita. 
  4. Sabar mengelola emosi. Untuk terciptanya keluarga yang harmonis dan terhindar dari pertengkaran kita harus bisa mengontrol emosi serta ego masing-masing.

   Islam menganjurkan umatnya untuk menikah, sebagaimana dalam HR. At-tirmizi yang artinya " Empat perkara yang termasuk sunah rasul, yaitu pemalu, memakai minyak wangi, bersiwak, dan menikah ".

             Syarah sah menikah:

  1. Ijab dan qabul
  2. Mahar dari calon suami
  3. Dua saksi
  4. Wali
 Mungkin cukup sekian yang dapat saya sampaikan, apabila dari blog ini kurang dimengerti, teman-temab sekalian dapat menonton vidio yang telah saya lampirkan dibawah ini. 

Minggu, 10 Oktober 2021

Cukup Hanya Dengan Allah SWT.

         Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh,  Kembali lagi disini saya akan membahas mengenai kehidupan sehari-hari kita. Tentunya kita sebagai manusia biasa yang tak pernah luput dari berbagai persoalan hidup pernah mengalami yang namanya suatu kegagalan ataupun masalah hidup lainnya, yang dimana disetiap masalah itu kita butuh seseorang sebagai pendengar keluh kesah kita atau setidaknya orang yang memberikan motivasi-motivasi atau semangat untuk kita. Sebagian orang menyalurkan kesedihannya melalui berbagai cara seperti bercerita kesana-sini, upload sana-sini, atau bahkan hanya berdiam diri sekedar menenangkan hati yang gundah. begitulah kita manusia ini.

        Sahabat sekalian, seberapa besarpun masalah yang sedang dihadapi, jangan lah sampai hilang arah. Karena masih ada Allah SWT. yang senantiasa selalu ada untuk umatnya. setiap orang punya keinginan, maupun harapan. tapi tidak semua orang juga menyadari bahwa dia punya allah dan tidak semua orang pula merasa cukup hanya kepada allah saja.

        Apabila kita menginginkan sesuatu maka mintalah kepada allah, sesungguhnya dialah maha kuasa atas segala apa yang ada dibumi ini. sebagaimana dalam QS. Al-Baqarah: 284

لِلّٰهِ مَا فِى السَّمٰوٰتِ وَمَا فِى الْاَرْضِ ۗ وَاِنْ تُبْدُوْا مَا فِيْٓ اَنْفُسِكُمْ اَوْ تُخْفُوْهُ يُحَاسِبْكُمْ بِهِ اللّٰهُ ۗ فَيَغْفِرُ لِمَنْ يَّشَاۤءُ وَيُعَذِّبُ مَنْ يَّشَاۤءُ ۗ وَاللّٰهُ عَلٰى كُلِّ شَيْءٍ قَدِيْرٌ

Artinya:  Milik Allah-lah apa yang ada di langit dan apa yang ada di bumi. Jika kamu nyatakan apa yang ada di dalam hatimu atau kamu sembunyikan, niscaya Allah memperhitungkannya (tentang perbuatan itu) bagimu. Dia mengampuni siapa yang Dia kehendaki dan mengazab siapa yang Dia kehendaki. Allah Mahakuasa atas segala sesuatu.

        Selain berdoa dan meminta kepada allah, doa tersebut harus di iringi dengan usaha yang maksimal agar hasil yang kita dapatkan juga maksimal. Inilah yang disebut dengan "usaha tidak akan menghianati hasil".  Kita juga perlu tau bahwa allah sangat menyukai hambanya yang selalu berdoa dan meminta kepadanya. Sesungguhnya orang yang malas untuk berdoa maka dialah orang yang sombong. Keyakinan bahwa allah akan mengabulkan doa kita itu perlu, Ketika salah satu doa yang dipanjatkan tidak terkabul sesungguhnya Allah memiliki rencana lebih indah bagi hamba-hambanya yang taat terhadapnya.

        Dibawah ini beberapa doa yang melangit: 

  1. Doa orang tua kepada anaknya, sebagaimana dalam HR. Ahmad, Abu Daud, Tirmizi, dan Ibnu Hibban "Tiga orang yang dikabulkan doa mereka yaitu orang yang sedang bepergian(musafir), orang tua, dan orang yang dizalimi"
  2. Antara adzan dan iqamah, tunggulah masuknya waktu salat, dengarkanlah azan, jawablah azan, setelahnya tengadahkanlah kedua tanganmu kemudian berdoalah hingga menjelang masuknya iqomah, yang mana saat itu pintu langit dibuka dan doamu itu sama sekali tidak akan ditolak. Anas berkata bahwa Rasulullah saw bersabda, "tidak ditolak doa diantara azan dan iqomah" (HR. Ahmad, Abu Daud, Ibnu Khuzaimah, dan Ibnu Hibban).
  3. Sepertiga malam terakhir, waktu-waktu sepertiga malam terakhir ini adalah pada pukul 2 atau 3 dini hari. Lakukanlah salat sunah tahajud serta perbanyaklah berdoa pada waktu ini. Rasulullah bersabda "Rabb kita azza wajalla turun ke langit yang paling rendah ketika tersisa sepertiga malam yang terakhir, lalu dia berkata, "Barang siapa berdoa kepadaku maka aku akan mengabulkannya. Barang siapa yang meminta kepadaku maka aku akan memberinya. Dan barang siapa memohon ampun kepadaku maka aku mengampuninya". (HR. Bukhari dan Muslim).
        Sungguh indah dan damainya kehidupan ini apabila kita melibatkan Allah swt dalam segala sesuatu yang kita lakukan. Kita akan semakin merasa bersyukur akan segala sesuatu yang diberikan oleh Allah kepada hambanya. Maka dari itu marilah sama-sama mendekatkan diri kepada Allah swt.

PERNIKAHAN

    Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh. Penjelasan kali ini mengenai pernikahan, yang dimana  Pernikahan adalah akad yang menghalalk...